Senin, 27 April 2015

Materi ”Jenis Tugas Membeli Dari Pasar Bisnis ke Pasar Bisnis”



TUGAS INDIVIDU


Jenis Tugas Membeli Dari Pasar Bisnis ke Pasar Bisnis




Tugas Matakuliah Pelaku Konsumen
Dosen Pengampu Drs. Mashuri DM










Oleh :
                                           Nama                      :        Fajri Arif Wibawa   
                                           NPM                       :        11210082
                                  Prodi                  :      Pendidikan Ekonomi
                                  Semester            :      6 (enam)
                                  Kelas                  :      B
                                 





FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO
2014

Jenis Tugas Membeli dari Pasar Bisnis ke Bisnis

1.      Tidak Tetap (casual). Pembelian yang kurang berarti. Disini terdapat banyak pilihan, sedikit analisis yang dilakukan dan tidak ada prosedur yang dilaksanakan sehingga pensanan hanya disalurkan tanpa mencurahkan perhatian pada pemikiran strategis. Contoh : Membeli alat yang murah. Disini terlihat bahwa tidak tetapnya pembelian yang dilakukan karena terdapat pilihan, lalu sedikit analisi yang dilakukan dan tidak ada perosedur yang dilaksanakan, oleh karenanya pembelian disini tidak terlalu berarti. Hal ini biasanya dilakukan oleh orang/konsumen/wirausahawan dalam keadaan mendadak, sehingga hanya sedikit melakukan analisis dengan apa yang akan dibeli.
2.      Rutin (routine), prioritas rendah (low priority). Pembelian yang kepentingannya sedang-sedang saja. Disini terdapat banyak pilihan, jumlah pencarian yang kecil dan beberapa analisis. Prosedur standar diikuti dan terdapat tingkat pemikiran strategis yang dangkal. Contoh : memesan ulang kertas. Karena pembelian ini merupakan kepentingan yang sedang-sedang saja, sehingga hanya melakukan jumlah pencarian yang kecil dan hanya melakukan beberapa analisis saja. Sehingga prosedur yang diikuti dan terdapat tingkat pemikiran strategis yang dangkal.
3.       Pembelian ulang sederhana yang dimodifikasi (simple modified rebuy) pembelian yang cukup berarti. Disini terdapat pilihan yang sempit, jumlah pencarian yang sedang dan tingkat analisis yang sedang. Prosedur standar di ikuti dan terdapat tingkat pemikiran strategis yang sedang. Contoh : memesan ulang oli standar untuk mesin. Karena pembelian ini merupakan pembelian ulang yang sederhana yang dimodifikasi maka terdapat pemilihan yang senpit, dari jumlah pemilihan yang sempit tersebut maka jumlah pencarian dan tingkat analisisnya dilakukan secara sedang.
4.      Pertimbangan tugas yang baru (judgmental new task). Suatu pembelian yang cukup berarti. Disini terdapat pilihan yang sempit, jumlah pencarian yang sedang dan tingkat analisis yang sedang. Prosedur yang ditetapkan memiliki relevansi yang kecil. Ada tingkat pemikiran strategis yang sedang. Contoh : memesan sistem perangkat lunak untuk pengalihan yang sebelumnya dilakukan dengan manual. Dimana pembelian ini termasuk pembelian yang cukup berarti, maka disini terdapat pilihan yang sempit dengan julmah pencarian dan tingkat analisis yang dilakukan secara sedang. Lalu prosedur yang ditetepkan memiliki kesesuaian yang minim atau kecil terhadap pembelian yang dilakukan.
5.      Pembelian ulang kompleks yang dimodifikasi (complex modified rebuy). Pembelian yang cukup berarti. Disini terdapat pilihan yang luas, tingkat pencarian yang tinggi dan banyak analisis. Prosedur standar diikuti dan terdapat tingkat pemikiran strategis yang tinggi. Contoh : pembelian sistem komponen baru kantor. Karena pembelian ini merupakan pembeluan ulang kompleks yang dimodifikasi yang terdapat pilihan yang luas, maka dari pilihan-pilihan tersebut harus dilakukan pencarian yang tinggi untuk menemukan pembelian yang berkualitas dan murah harganya. Sebelum itu juga harus melakukan banyak analisis yang akan menunjang penemuan dari pembelian yang berkualitas dan murah tersebut.
6.      Tugas baru yang strategis (strategic new task). Pembelian yang sangat penting. Hanya ada beberapa pilihan sempit, pencarian tingkat tinggi dan banyak analisis. Strategi yang sangat tinggi. Contoh : memesan mesin-mesin untuk lini produksi baru atas suatu produk baru. Karena pembelian ini sangat penting, maka hanya ada beberapa pilihan sempit, sehingga dari pilihan yang sempit tersebut harus benar-benar melakukan pencarian tingkat tinggi untuk menemukan barang yang dimau dan sesuai dengan yang dibutuhkan. Sebelum itu, analisis yang banyak juga dilakukan untuk menunjang pembelian yang dimau dan sesuai dengan yang dibutuhkan.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar